Thursday, November 9, 2017

Being Grateful for What I have : Best Friends

I have a story that highlighted this point of gratefulness very well. I was fortunate enough to have a great friends in Purwokerto for the past 3 and half years. We were able to enjoy an every day breakfast, brunch, lunch, dinner and supper in here. Let me tell you their name. They are Nabila, Haning, Samuel, Anza, Reza, Putri and Indira. So what I want to share is how grateful I am for having such a loyal friends like they are, I mean we are having a strong bond (my point of view). In this Blog I will telling you my point of view of them in BAHASA.

1. Nurul Ulpa Nabila


My very first best friend. Penghibur gue dan segala macamnya. Berkat dia gue jadi lebih berani dan percaya diri. Baru aja gue balik dari kostan dia setelah mengalami goncangan pertemanan pertama selama di PWT. Tapi semuanya berjalan dengan baik. Yang gue suka dari dia adalah dia humble ke semua orang, selalu ceria setiap saat, selalu menggampangkan hal-hal yang dianggap sulit menurut gue dengan cara dia sendiri. Orangnya bertanggungjawab banget terbukti dia kerja nya bagus jadi koor vokal di Arteris sendirian pula. Tapi yang gak gue suka dia pinter banget menyembunyikan sesuatu entah itu masalah atau apapun. Karena disini gue orangnya sensitif peka dan berperasaan jadi I know if she has hiding something from me for example yang masalah Skripsi. But I actually really fine when she is join Asrul's Group, no matter what we choose our own way to go for future. So like haning said "No heart feelings". Dia selalu kompak sama gue entah direncanakan atau tidak atau baru rencana dalam hati. Misal kaya bolos solat subuh di Masjid pas makrab, baju dan sendal samaan serta beberapa hal yang lainnya. So yeah that's Nabila.

2. Haning Ginita Sari


First I met her, I thought very deeply sure she is from JABODETABEK and there she is! Baik, kalem, suara nya pelan, pakaian nya gak neko2 tapi ketawan orang kota dan dalam sekejap I naturally get vibe with her. Dia orangnya kadang suka telat memahami dan menyadari suatu keadaan. Contohnya jika kita lagi curhat bareng-bareng kadang suka missed di dia. Tapi ya menurut gue kalo gue senggol dikit kaya ngomongin bahan pembicaraan yang seru, obrolan kita bisa sampai panjang dan saling melengkapi timeline untuk penyusunan alur cerita nya. Paham kan ya maksudnya ya kaya tadi pagi aja kita berdua terus dan memutuskan untuk menyelesaikan masalah di kamar Nabila tadi setelah paginya kita rapat dan survey kemana-mana. Ya kalo di jadiin satu atap dalam waktu sebulan mungkin gue masih bertahan karena dia kadang suka kocak gitu dan gue jadiin penghiburan buat gue. Sampai sekarang alhamdulillah nya gue gak pernah slek sama dia and its mean so far so good for our friendship. Keep it up nink adikku tersayang...

3. Samuel Kristian Sembiring


Teman terpeka dan terbaik dan tersayang dan terlucu tapi suka ganas dan liar itulah sammy. Gatau kenapa setiap yang gue rasain dia selalu peka entah itu gue lagi ada masalah atau apapun. Setiap gue lagi galau tiba-tiba lu selalu muncul dan jadi moodbooster gue. Walaupun kelakuannya ganas tapi sumpah hati nya engga sama sekali. Enak dan nyaman buat diajak curhat tapi mulutnya pasti ember banget. Dan dia suka ngajak makan gue random yang pada dasar nya gue tipe orang yang suka cari angin dan diajak jalan-jalan. Kadang suka so sweet sampai sekaang pun moment so sweet nya gak bakal pernah bisa gue lupain karena setelah dia ngomong gitu yang ada gue ketawa ngakak. Pertama waktu dia ngasih gue gelang outdoor dia bilang sampai gelangnya dilepas pertemanan kita putus (bercandaan sih) dan satu lagi pas gue bilang dengan manjanya kalo dia itu temen gue eh dia malah bilang lu bukan temen gue dan..tapi sahabat gue. Sumpis gue ngakak asli parah. Dan dia gak malu ngelakuin hal-hal yang cowo lain gak lakuin it means dia no Jaga Image Club seperti dia berani meminta maaf duluan. Oh iya sammy itu kalo lagi ngobrol terus bahan pembicaraan nya habis dia suka muter lagi ke topik awal atau ngeledekin mulu biar gue lanjut jelasin lagi kaya "lu sih dan jadi sombong sekarang". Itu pernyataan mungkin bakal dia ulang2 terus sampai pembicaraan kita habis dan cabut dari tempat tersebut.

4. Anza Syahrial


Disaat NIS dia 111210135, gue 111210134 dan disaat NIM anza H1G014041, gue H1G014040. Jodoh apa yak sama si future husband satu ini wkwk kagalah baru 2 jam ijab kabul dijamin langsung talak 4. Dia itu predator wanita dan teman dengan semua janji manis dan wacana nya dia yang melenceng dari planning awal. Asik diajak ngobrol tapi kadang gue sebel kalo dia udah nge gas dan ngotot terus gue harus ngelakuin apa yang dia bilang dan hasilnya malah diluar ekspektasi rencana awal dan gue yang harus menanggung nya. Kadang kalo gue nasehatin suka sampe capek sendiri. Gak ngerti deh maunya apa yang jelas disaat ego gue tinggi, ego dia malah lebih tinggi daripada gue dan ini yang ngebuat gue malah gibahin dia ke temen-temen deket gue. Gue juga kesel kalo dia selalu memihak UPL disaat gue udah nasehatin ke dia tentang positif negatif nya dan ngingetin harus selalu balance antara tugas kuliah dan UPL. Tapi sesungguhnya dia selalu telat menyadari dan kejadian itu sudah berulang-ulang terjadi jadi kadang gue cape untuk ngingetinnya lagi. Tuh kan banyak minus nya. Kalo baiknya sih dia orangnya realistis aja gak neko-neko juga sebagai pemecah suasana jadi gak garing, terus juga kalo ngobrol sama dia suka gak bikin awkward karena topik pembicaraan nya nyambung terus gak pernah habis dan sering banget gue yang jadi bahan candaan dia kaya pas bukber Tangsel hmm...


5. Muhamad Reza Dwiyanto


Wah parah ini sih gue mungkin bakal bandingin dia 50:50. Kalo kata film Goblin sih Malaikat Pencabut Nyawa, ada unsur malaikatnya karena dia baik tapi ada unsur Pencabut Nyawa nya karena dia jahat. Ini orang sering bikin gue kesel sama dia sampai puncak nya kesel gue marahan semingguan lebih walaupun itu cuma misscom. Kadang gue sering bacotan juga sama dia karena selalu beda persepsi dan gaada yang mau ngalah dan berhenti. Dia ngaku nya peka tapi dia gak bertindak, harus gue senggol dulu baru nyadar. But dia orangnya good listener dan gue puas dengan hasil beberapa diskusi gue sama dia. Entah itu kita diskusi depan pager GreenHouse atau on the phone sampai 4 jam. Dia juga sekarang gak se free dulu karena udah punya doi so I have to thinking twice sebelum ngajak dia pergi. Yang gue sayangkan adalah perilaku dia yang mungkin gamau dianggap spesial oleh satu pihak. Disaat gue,kita mau memperlakukan dia spesial tapi dia nolak diperlakukan dan dianggap seperti itu, mungkin dia malu? Jadi ya cukup disayangkan aja terlebih gue orangnya sangat loyal dan royal jadi gue gak bisa membatasi dengan apa yang gue rasakan dan beri ke dia apakah berdampak sama di reza atau engga karena kadang gue gak merasa diperlakukan yang sama. Tapi yang dapat gue terima manfaatnya dari pahaji adalah gue jadi solat tepat waktu sampai sekarang.


6. Nur Rohmah Yuni Saputri


Wah ini parah juga. Disaat salah satu warga perintis ada yang gak peka (up) eh ini malah kebalikannya jadi peka banget. Temen pertama gue MSP yang ketemu di graha, lanjut jadi tebengan ke kolam renang terus sekarang temen main kemana-mana. Dia mbah kuncen nya gue. Semua rahasia yang gue mau share selalu dia yang menjadi orang pertama untuk bergosip ria. Dia kelewatan baik juga karena dia melakukan tindakan atas kepekaan dia. Contoh waktu itu gue nangis lebay karena suatu hal yang tidak bisa kusebutkan karena semua orang tak ada and guess what? She was coming and asking me to hangout with her to eat! Gilak parah malaikat banget lu dah emang. Putri juga kadang suka dengerin curhatan gue mau sampai lama pun pasti didengerin karena kita sama-sama peka jadi hal kecil pun bagi kita sesuatu yang penting. Klimaks nya adalah gue menjadikan dia pelarian utama gue dikala hujan angin besar di waktu magrib dan ku berjalan cepat melewati sungai belakang sendirian dengan membawa payung dan langsung nangis kejer di depan dia dikarenakan si bocah tengil itu sudah bikin nangis gue selama 1 bulan lebih full. Kalo kata Cinta Dan Rahasia kita bakal bisa nangis kejer di depan orang yang nyaman.


7. Indira Nisa Rahmi


Partner pejabat ter-banyak drama. Dulu udah gue ceritain kenapa kita deket. Pertama masalah diet dan karena kita kebo. Dan sekarang kesamaan gue sama dia adalah kalo ngomongin organisasi + jabatannya dan membandingkan dengan yang kita masing-masing punya sendiri gabakal pernah ada habisnya. Ya dikarenakan kita sama-sama capek, gak siap, korban, dan mungkin hal yang lain lagi. Gue sama dia selalu saling back up untuk masalah Arteris dan Himanera. Kalo rapat juga kadang kita malah keluar forum ngomongin yang lain. Emang di otak kita adalah kita kuliah serius dengan banyak refreshing. Tapi sekarang kita kuliah sibuk dengan banyak kesibukan. Gue sama Indira dibilang paling tersibuk diantara kita ber5. Kalo lagi sleep over juga pembicaraan kita ngomongin organisasi dan kehidupan sosial kelas dan permasalahan yang terjadi di dalamnya. Indira enak banget diajak ngobrol, sama kaya putri gak bakal bisa pernah berhenti dan gabakal cape ngomul terus. Ya gue berharap semester 8 HAM kita hidup bebas bakal kita rasakan kembali ndir tanpa perlu takut jadi buronan like always we do.


Finally we arrived at the last of this long story. Most of my 7 friends are incredible for my life and I would love to say Thank you so much for always stay beside me no matter what happened. Everyone needs good and true friends, and I think all of you are the people who I meant to be. Because we are always to be part of Grendeng Community

Sunday, November 5, 2017

(ARTERIS) ART EDUCATION FISHERIES AND MARINE SCIENCE

ARTERIS merupakan suatu Unit Kegiatan Mahasiswa yang berfungsi sebagai wadah pembinaan, menampung aspirasi seni, dan menyalurkan apresiasi seni mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman yang bersifat universal. ARTERIS sendiri memiliki 7 subdiv seni yaitu Vokal, Saman, Modern Dance, Mural, Tari Tradisional, Band dan Teater. Jika anda kepo dengan ARTERIS kuy kunjungi youtube saya di ANINDYA PRIDANTI ANGGRAENI (promo haha). Kalau gamau liat youtube saya silahkan follow beberapa akun ARTERIS dibawah ini:

INSTAGRAM : arteris_unsoed
YOUTUBE : arteris FPIK unsoed
FACEBOOK: Arteris FPIK UNSOED
OA LINE : @mbl4648t





Sunday, June 25, 2017

Curhat

Again its just me, telling the story about my self, in my own blog.

Here's the thing. I have so many friends that I can hangout with. But something has changed.

I remember when in 1st semester I was very shy about having good/bad people (whatever that means) as my friends. So I thought. I was therefore a studious person and didnt like to hangout after class is missed or like touring to Sikunir in Dieng Wonosobo, I just deny it. Since I met her I grew to become confident. And in that time there are times when you meet someone and you just naturally vibe with that person, to the point that every time you’re in that person’s company you’re comfortable. Her name is Nabila. Nabila is a few weeks younger than me, and we both share a lot of the same experiences and interests, and everything just meshed til now. Because of she has a lot of friends, she taught me how to become confident, how to just be yourself, just do it what you want. I’ll do it what she says and tada her friends become mine haha lol. Like Hanif, Dipet and mostly the Senior (kashend, kacit, karima, kavivi, kaadul, kaagus, etc..) Me and Nabila we were tight, we always stick together.

Around the middle of 2nd semester, I have many friends and build a large social circle for themselves. It all began when I started to celebrate my birthday. Despite of only Nabila Haning and Kashendi that gave me a birthday surprise, I still treating them all, I mean the boys (check out my instagram for the list). Well actually before this treating, I want to tell you something about my opinion why the boys are so close to me. Maybe because my kostan has no rules about everything and anything. I can go back to kostan anytime I want even if the gate was locked so I opened it with my own key, all GreenHouse ladies has a key, we can duplicate it. And I kinda of person that easly to take me to go out somewhere, I would like to say YES, always, everytime they’re ask me to go.

As time went on, for the past 4 semesters, I’ve enjoyed a lot, but I realize that my friends (the boys) right now is little bit keep distance on me. It all began in 5th semester. I knew that they’re moved to another kostan for a reason, but they shouldn’t forget me because of that duh. It’s like they’re moved and get into new environment and make them feel comfortable about what they had now. I’m a loyal and royal person, when you and me are having a strong bond, feels like something just so right and ofc I consider you as one of my best friend and I’ll do everything and anything to keep the strong bond because you’re my best friend and I supposed to do that. It hurts when I turned out that you guys not feel the same way as I am. I’m a woman and maybe for all of this it’s to much and kind of lebay you think. But that’s me, that’s really who I am. It looks like I sacrifice my self just for me and it’s nothing for us, you never see it and feel it. Just like a wind through in front of your eyes. I know I’m selfish but sometimes I want you to just do the same like I did to you. Not just for 3 of you but many. I couldn’t for the life of me understand why we drifted a part, but eventually I was able to understand they’re still my best friends.

Like everyone, I’ve now come to accept it as a part of life. I had to accept the fact that even though today was just like any other day since you’re moved and I’m getting bored it sucks bcs of that. I missed the moment where we used to visit you in kostan just for suprising you guys. Really, I mean a lot. I dont know what’s happening with us on a day to day basis and that’s okay bcs our friendship served a particular purpose for a limited timed. Bcs we have our own business and I hope those memories will always be special.

What I learned from this is anytime you bond with someone and that bond is broken or little bit not binding, you’re going to hurt. That’s why right now I keep my strong bond only with the girls (just a couple of them) bcs I knew that they’re keep the strong bond too for us as a goodness sake.

What these experiences have taught me is that some people are only put in your life for a season, and eventually that season will come to an end. It’s as simple as that. Here are a few of my takeaways from friendships that have come and gone like my older post that I was wrote about it in this blog.

As human beings, we bond with people and form friendships in all sorts of place. I found these bond people when I graduated from High School. When I studied abroad in Purwokerto, exactly. What most I dont  foresee to expected; however, is the effect “climate change” can have on these relationships. This was my experience with the boys. Once they left the atmosphere of our relationship the climate of our’s has changed. But I realize sometimes it’s not the climate-it’s the connection between the people that diminishes. Somewhere when they’re go and meeting new people and starting to date, the connection that once made us inseparable began to diminish. They began to make friends with people whom I really know so well and began to participating in things that I wasn’t cool with it-this put a WEDGE BETWEEN US shoo, you know there’s 2 side in my class, THE BOYS and THE GIRLS.  I hate it so bad argh!

Months later, we still attempted like this and that’s the reason I wrote this thing, I need some space that can take in my thought’s cause I don't know who I supposed to share with. I really compatible with them but I don’t know they’re feel the same way like I did or not. Though it can be a hard pill to swallow, it’s just the way life goes. I missed the old you guys :’(

This is something I struggle with to this day. While I’ve had people in my life who I cared about, but was able to let them go their separated ways, I have a couple of friends who I can’t let go of. Those people are more like family and big brother than just a friend. They’re some people who I could never see myself simply moving on from. This is very tricky for me, bcs they think there is nothing wrong between us, but for me is not simple like this. When they have a problem I always offering some help or just ask to them what’s goin on, but sometimes they’re not stay by my side when I need someone to talk too or I have a hardest situation that make me cry for it like a lot or even they didn’t realize if I have a problem. nah hate you all boys. The girls always stayed by side but I think the girls are not enough, I need to share it with the boys too.

I have so many friends that I cannot count on them all, but I have a few good friends that can count on and they can count on me as well. I’ve found that RECIPROCITY is an essential element for friendships to thrive. Within my current friendships, we build each other up to be the best we can be. My closest circle of friends are mainly composed of people who I believe aren’t just here for a season, and I’m sure they feel the same.

Last but not least As I’ve grown older, I’ve learned to keep my circle small but strong 

Tuesday, June 20, 2017

Happy Birthday Putri yang ke 20 di 20 Juni

Hey put, sekarang jam 1 malam and as usual gue belum tidur. Bukan karena gue paksa begadang, cuma jujur aja nih gue ngantuk tapi gue gabisa tidur karena nanti pagi gue balik ke rumah hehe. Gue emang gitu orangnya kalo balik dari sana kesini atau dari sini kesana gue deg2an coy jadi gabisa tidur. By the way bukan itu sih yang mau ceritain. You know sekarang tanggal berapa? sekarang tanggal 20 Juni so karena gue kurang ajar pas lu ultah malah gue balik tangsel plus gue minta lu buat anterin gue pagi-pagi jadi gue mau ngucapin panjang lebar nya disini aja yah



First of All gue cuma mau bilang Happy Birthday ya cintah. Selamat menempuh hidup baru berkepala 2. Jangan marah ya kita semua pada balik pas lagi ultah lu hehe, gue tau lu gak marah cuma sumpah kita jadi gaenak sama lu. Semoga diumur yang sekarang lu jadi pribadi yang semakin baik, solehah, taat sama orang tua dan agama. Tambah pintar, tambah rajin ngerjain laporan, tugas dan lain-lain. Selalu jadi putri yang periang yang bisa bikin enjoy kita semua biar selalu nyaman di deket lu. Makin cantik, makin flawless wajahnya, jangan ketularan pelor kaya gue, jangan ringkihan kaya haning, jangan malu2in kaya nabila, jangan ngapak kaya eko dan jangan jorok kaya indira. Lu kalo diibaratin sama impression gue ke orang2 gue doain jadi pribadi yang rajin kaya lilik, cantik kaya danti, banyak disukain sama lawan jenis kaya anza wkwk, peka kaya sammy, kuat ibadahnya kaya reza, bijaksana bijak dan tanggungjawab kaya ghilman, paham akan pelajaran kaya nadya, strong anak jalanan kaya arina ririn, penyuka binatang kucing kaya zana, badai kaya tri, tinggi kaya farus, wangi kaya viko, jago debat kaya taufiq (tapi yang baik2 aja), manis kaya tania, penyabar kaya maul, sexy kaya afli, rajin ngaji kaya alva, suka menolong kaya lisa, dan selalu semangat  praktikum kaya sari. Amiiinn.  

I just wanna say thankyouu putrii buat 3 tahun nyaa. Selalu jadi partner gue terus dalam suka dan duka dan segala-gala nya. Selamat Lebaran mohon maaf lahir dan batin. Semangat UAS Semangat KKN. Selamat menempuh hidup baru semester 7 nantii. Jangan lupa nabung ke haning biar kita bisa jalan-jalan. Nabung nya pake cara anak kostan jangan pake cara anak rumahan yaa. Semoga gue masih bisa rayain ultah lu tahun 2018 yaa soalnya kan gue udah lulus maret 2018 wakakak. Yaudah segitu aja. Selamat tanggal 20 juni yang pas banget lu berumur 20 tahun. Semoga lu jadi anak yang sukses biar oru lu bangga sama lu punya anak yang berhasil karena bisa banggain bu susi dan suami nya. Gue doain lu S2 keterima di UNDIP atau IPB biar kalo jam 10 belum pulang gabakal di comment line suruh balik sama emak lu lagi heheh. Sekian dan Terimakasiiih. Love you cintah my bebeb ASPUR

Monday, February 20, 2017

2017

2017. New life, new friends, semuanya serba baru. Meskipun ada sebenarnya teman lama cuma bagi gue mungkin tahun ini bakal beda aja dari kemarin. Berat sih sebenernya mengingat 2 setangah tahun yang lalu bisa dibilang masa kejayaan gue karena disitu gue ngerasain free banget tanpa beban. Main, makan diluar terus, keluar malam terus, tugas laporan belum banyak, sekalipun banyak ya dikerjain dengan santai aja, kostan masih rame, anak kelas sering dateng ke kostan gue, atau sekedar numpang wifi dan minta tolong ngerjain tugas dia dan lain-lain. Tapi jujur walaupun kadang ada beberapa yang minta tolong kerjain tugas mereka gue gak merasa terbebani sama sekali. Karena bagi gue dengan mereka minta tolong, gue jadi ngerasa dibutuhin sekaligus gue ada temen ngobrol pas ngerjain tugas. Untuk itu karena gue seneng banget temenan sama mereka  a.k.a anak kostan dan anak kampus, gue selalu menyempatkan setiap tahun nya untuk adain makan-makan kecil. Gue seneng kalo kita lagi kumpul makan bareng, ngobrol sampai gak tau waktu, layaknya kaya anak kostan waktu itu nongkrong di angkringan dan kita ber-belasan orang. Heboh, ketawa mulu, lebay, gosip semuanya jadi satu. Atau pas gue ultah tahun pertama dan kedua, gue makan-makan sama anak kelas, ketawa, ledek-ledekan sampai pulang jam 12 lewat.

Kalo hidup penuh senang terus itu namanya hidup settingan, sekarang atau tepatnya mulai dari semester 5 entah kenapa gue mulai ngerasa kesepian. Sebenernya ada sih temen2 yang selalu stay disamping gue, cuman ya mulai gak utuh. Mungkin karena kita sudah jadi mahasiswa tua dan tanggung jawab semakin besar juga dengan kesibukan tiap masing-masing orang. Kadang gue pikir gue mau cepet lulus karena gue mulai jenuh di purwokerto, gue ngerasa kesepian walaupun ada banyak temen, dan kadang gue suka egois dan lebay, kalo kesepian suka inget sama orang rumah, kadang suka sedih gak jelas, atau kadang suka whatsapp dan telpon bunda ayah dirumah sekedar teman ngobrol. Ini masih bulan Februari dan bagi gue mungkin tahun ini bakal kerasa lama banget. Mungkin gue harus mencari sekumpulan orang-orang baru lagi, gue adaptasi, bergaul, ngobrol sampai akhirnya gue punya kumpulan teman baru yang beda. Dan gue bisa bentuk keluarga kecil baru lagi. Yang pasti bakal have fun asal kita enjoy aja, humble sama orang, senyum, akrab dll. Gue mau mencoba itu sekarang untuk sisa tahun terakhir gue lagi, so mereka bisa minta tolong gue kalo ada bantuan, atau sebaliknya gue yang minta tolong mereka, biar gue juga ada temen makan baru, temen nongkrong baru. Hidup harus selalu berbaur, kita gabisa stuck temenan sama yang itu-itu aja dan jika punya temen baru juga temen lama jangan pernah dilupain. Sebenernya gue gak lupain mereka, tapi karena lingkungan dan waktu yang bikin kita jadi jarang main itulah yang bikin gue kesepian. Kaya gini contohnya, gue lagi kesepian dan gue pikir ngisi kesepian adalah dengan tulisan.


So 2017 would be great to me. Kita lah dari diri kita sendiri yang bisa membuat nyaman dan senang tahun ini. Untuk tahun 2018 biarlah urusan nanti. Yang jelas awal tahun harus kita mulai dengan planning hal-hal apa saja yang bakal kita mau lakuin untuk tahun ini dan kita bakal semaksimal mungkin menjalaninya karena di tahun ini gue juga mau menutupi banyak hal yang kurang dari tahun sebelumnya dan mencoba untuk berbubah menjadi yang lebih baik lagi :) 

Sunday, October 30, 2016

MY ASPUR

Memakai gincu Indira
Haii mputt, tulisan yang bakal lu baca dibawah ini merupakan caption panjang gue di instragram yang foto bareng lu. Di foto nya yang kita lagi kerja kelompok bikin script di PnC. Lu pakai baju abu2 dan gue pakai baju navy. Kalau mau liat yang lain buka aja di instagram @anindyapridanti HEHE. 

Wajah putri suci tanpa dosa
So first impression tentang lu adalah lu anaknya welcome sih, secara lu nyapa gue duluan kan pas registrasi fisik di graha. Dan hal itu membuktikan bahwa lu temen pertama gue di wilayah kenegaraan lo yaitu PURWOKERTO secara lu adalah ASPUR kepanjangan dari ASLI PURWOKERTO. Hal terbodoh yang gue tanyakan setelah itu adalah lu ngekost dimana put, dan lu bilang aku gak ngekost tapi tinggal dirumah di jalan soeparno deket kampus, dan lu juga bilang rumah lu ada kostan nya dan hal ter-hopeless adalah gue nanya masih ada kamar kosong gak. Bhak! disaat itu gue langsung berharap kamar lu kosong supaya gue ada temen kampus yang juga di double sebagai temen kostan karena gue susah adaptasi anaknya kalo lingkungan gak pro sama gue. Setelah itu nyatanya lu bukan temen deket gue di semester 1 tapi malah si nabila hinyai tasik. Oh iya gue juga mau bilang dulu gue iri liat lu sama nita makan berduaan mulu diluar kampus pas lagi break, mana makan nya semotor berdua. You know lah gue sama nabila sebagai pejalan kaki selama satu semester makannya sekitaran kampus, madrani, gunung muria dan jalan kampus terlebih kantin. Dan lu makan diluar walaupun cuma tantene atau Hejo tapi itu sangatlah berarti put hiks. Di semester 2 mulai deh gue lumayan agak deket sama lu karena disitu gue nge booking lu buat jadi tebengan renang gue. Dan nabila sama nita. Yayaya lumayan seneng lah walau kita makan pake motor ujug2nya di mie pada bae depan gang kostan gue (gak ngefek ada motor juga hmm). Tapi untungnya karena gue keseringan nebeng ke lu kita jadi deket, karenan tebengan merubah segala nya asik. Karena tebengan gue jadi tau karakter seseorang. Karena tebengan gue jadi tau mana yang setia mana yang cuma sekedar gue tumpangin doang yuhuu. Inget waktu gue nanya ke lu di seminar PHA lu kalo malem boleh pulangnya paling telat jam berapa? dan lu jawab jam set9-9 malam. Padahal disitu gue mau ngundang lu ke acara diesnat gue put, karena yang gue undang ke mannayo orang2 terdekat saja tapi disitu gue belum terlalu deket sama pahaji tapi gapapalah lah toh dia juga bagian dari GC sekarang jadi intinya dulu gue telat mengenal pahaji. Semester 2 berakhir dan munculah semster 3. Kita cewe prancis cuy, setiap habis prancis kalo gaada mata kuliah JDU kita selalu makan diluar. Lu anaknya easy going, gue mau apa aja diturutin, lu sebagai navigator restaurant kita di pwt dan lain sebagainya. Lu juga temen jalan gue pas lu cape saat ekspedisi sudirman JDU yang super melelahkan karena lu lemah naik motor mulu gapernah jalan kaki-__- saking lemahnya pernah waktu  itu motor lu dipinjem haning dan kita jaki dari gang nangka ke kostan gue, baru sampai mafaza aja lu udah engap. Duh put etdaah. 

Lagi sedih aja dibecandain :')
Semester 4 dimulai, lu haning indira satu tempat magang sedangkan gue sama nabila. Tapii hobi kita kan nge gosip ya jadinya enak aja dah setelah magang selesai karena kita masing2 punya cerita. Di satu sisi gue menyadari kalo lu enak diajak ngobrol dan ngobrol sama lu tuh gapernah terputus persis kaya indira, intinya bikin tenggorokan gue sakit kalo kita lagi curhat2an dimanapun bahkan di hp tapi nelpon nya pakai pulsa kan gue banyak pulsa yegak haha (Only sesama Telkomsel "re: bonus"). Temenan sama lu dulu harus di kode in mulu put, kaya gue laper, mau makan ini, mau minta di tebengin atau apapun, untungnya sekarang udah enggak. But im appreciate 4 of you ketika gue masuk elisabeth dan lu ber4 langsung jenguk padahal mau praktikum, itu so sweet banget sumpah deh :) Terlebih pengalaman kita ngurusin bukber, itu bakal jadi hal ter-LOL dalam sejarah dan hanya kita yang tau behind the scene perjuangannya ;p Dan sekarang udah semester 5, banyak kontra dari orang2 karena gue temenan sama itu2 aja tapi sejujurnya I dont care, gue temenan sama siapa aja tapi bisa dibilang lu sahabat gue put. Lu terlampau baik banget, selalu nawarin gue bantuan, selalu nyemangatin gue, ngeledek gue gendut, ngelus perut gue mulu, selalu ngajak makan gue disaat gue gaada temen makan sekarang ini. Yaa bisa dibilang lu udah lulus sertifikasi jadi sahabat gue wakakak anjir gue jijik nulisnya. Gausah senyam senyum nge fly lu. Lu semua my bitches bukan cuma putri doang yang sebatas sahabat, tapi keluarga eaa. MSP 14 juga keluarga buat gue dari segala moment yang pernah ada gue selalu akan inget kecuali acara DEMO yang pake OTAK-OTAK. Karena disaat gue kesusahan maupun lagi gak susah mereka selalu ada,  lu selalu ada, itu yang gue butuh dari diri lu dan MSP 14. 


Briefing S3
Sekian caption panjang dari gue, yang baca yang kesebut jangan pada baper okay kalo ada salah-salah kata. Cuma sebatas tulisan doang kok jangan dibawa serius please. Udah ya put seneng kan lu dibikin beginian. Bye see you nikahan di java heritage ya, gue balik ke pwt lagi, lu harus udah jadi ibu rumah tangga yang sukses dan mapan dan sosialita dan juga penguasa purwokerto. Oke ketua? Hormat GRAK!

Monday, September 26, 2016

Berawal Dari Keluarga Madrani Menjadi Grendeng Community

Grendeng adalah nama daerah di Purwokerto including jalan Madrani dan Cendrawasih, sedangkan Community sendiri artinya komunitas. Disini gue mau ceritain tentang temen deket di kampus yang kadang bikin kesel, kadang bikin seneng, kadang selalu ada disaat gue butuhin dan kadang bikin nyusahin juga (gue juga nyusahin sih).

4 Anggota  "Keluarga Madrani"



Dulu temen jalan gue pas masih awal-awal adalah si nabila, doang, kemana mana selalu sama dia pokoknya. Dan kita tinggal di kostan di jalan yang sama walaupun beda gang yaitu Yudhistira dan Sadewa. And then Anza dan Sammy jadi stick each other since they were joined UPL. Anza dan Sammy juga tinggal di kostan di jalan yang sama, Madrani, tapi Anza gang Bima dan Sammy gang Sadewa. Jaman-jaman sammy masih gaada motor, sammy kadang jalan sama gue sama nabila, mostly sih nebeng anza pake si pitung. Nah kadang kita juga jalan ber4, karena gang gue paling jauh kalo dari arah mafaza jadinya gue nyamper anza dulu di Bima terus kita berdua baru nyamper sammy sanma nabila di Sadewa dan kita jaki lewat belakang sungai. Pernah juga pas pulang ngampus karena sammy ikutan jaki sama gue sama nabila jadinya anza ninggalin si  pitung di parkiran kampus terus jaki bareng ke kostan. Honestly seru aja sih kalo jaki ber4an sama mereka, sensasi nya beda aja gak bikin boring di jalan dan yang cetusin nama keluarga madrani tuh si anza kalo gak salah. Sempet hampir tuh pas lagi ultah HIMARETIC kan ada photo booth gitu nah kita mau foto ber4 tuh udah siap tinggal press the button eh ka natalie ngomel-ngomel, alhasil gagal foto resmi ber4. 


5 Anggota "Keluarga Madrani"



On third semester, Haning and Sammy and Nabila has decided to move, move to Madrani. Karena sammy emang udah di madrani di gang Sadewa dan karena dia gabisa lepas dari Anza dan kostan reptil dia maybe gak cozy jadi sammy pindah ke RZ dan kamarnya sebelahan sama anza-__-. Dan haning yang sebelumnya di Asput pindah ke Wistrem bersama dengan nabila dan untungnya mereka gak sebelahan kamarnya. So bisa dibilang mereka ber4 tinggal bersama di gang Bima yang merupakan gang terdekat dari yudhistira jadi gue bisa deket kalo mau nge bala. Terus di semester 3 kan ada praktikum ke Dieng Ekoper, nah kita ber5 sering foto2 bareng tuh daripada nyepam kalo di upload di grup kelas jadinya pas balik dari dieng tiba-tiba sammy bikin grup di line namanya Keluarga Madrani. Awalnya ini grup cuma untuk upload foto doang gak lebih, tapi ya grup nya berkembang sampai sekarang deh. Isi grup nya juga gak penting-penting sih chat nya lebih ke yang nge bully terus si anak cowok ke kita karena kita ber3 yang cewe katanya nyusahin. hmm

7 Anggota "Grendeng Community"


Kalo diliat dari foto yang diatas sebenernya cuma 6 kan, Anza Nabila Reza Danti Sammy Haning. Jadi ceritanya semenjak semester 3 karena kita ber5 tinggal di madrani semua kita jadi sering makan bareng tuh, entah makan siang atau malem, atau sekedar hangout bareng. Dan sayangnya kita ganjil. Dan pas juga akhir-akhir semester 2 gue sering makan malem sama reza. Jadi waktu itu pas menjelang mau magrib kita ber5 rencana mau makan malam di luar dan karena ganjil juga si haning sendiri akhirnya si sammy bilang di grup ngajak reza aja makannya, secara juga si reza gaada temen makan di kostan dia. Gue pikir nabila nge chat reza nya personal chat buat ngajak makan malam, taunya dia malah nge invite reza dan ghilman ke grup Keluarga Madrani dan saat itu juga nama Keluarga Madrani berubah jadi Grendeng Community. Kenapa diubah Grendeng, karena Reza tinggal di Jalan Cendrawasih kawasan Grendeng juga. Kocaknya adalah si Ghilman di invite karena jatohnya si ghilman udah move ke sekolah tentara jadinya kadang dia jadi silent reader kalo kita lagi rusuh nge chat atau janjian makan. But gapapa lah jadi kita masih bisa chattingan sama ghilman tanpa harus spam di grup kelas. Kalo ngajak makan sampe yang jauh-jauh enak juga sih soalnya pas 3 cewe dan 3 cowo jadi mereka yang nyetir hehe. Biasanya kalo makan ngumpul nya di kostan nabila dulu karena dia yang paling rempong dan lama. Jadi Anza gonceng Haning, Sammy gonceng Nabila karena mereka ber4 sama-sama di Bima dan Reza gonceng gue karena kita beda sendiri. Pernah juga gaada angin gaada hujan nabila chat di grup ini isinya emoji human tiap character beda, ada 6 emoji 3 cewe 3 cowo dan dia nulis BFF pake tanda peluk dan cium, abis itu langsung di serbu sama anza sammy reza dikata katain chepalotorax, cacad, gak guna, bodzoh dan macem2 dah sumpah disitu gue juga yang baca chat nya nabila sampe ngakak parah. Terus foto diatas pada saat ultah gue di red chilli karena tadinya pake foto yang di dieng dan di edit di picsart karena adanya cuma foto keluarga madrani dan si reza gue edit di tempel diatasnya.


9 Anggota "Grendeng Community"


Yeaaay nambah 2 anggota lagiiii. Welcome Indira dan Putriiii. Mereka anak karawangkal, tapi tetep nama grupnya GC aja. Jadi awalnya mereka berdua di invite pas semsester 4 mau akhir, disitu mereka di invite karena gue upload foto anza sama isteri2nya (gue nabila haning indira putri) dan disitu langsung karena kebanyakan foto indira putri juga jadinya kata sammy udah lah invite aja tuh bocah berdua. Yaudah haning langsung invite si putri sama indira deh. Ini juga sebenernya karena kita ber5 yang cewe deket sih di kelas dan putri indira partner makan gue hahaha. Kita baru sekali sih jalan ber7, pas jalan foto diatas itu doang. Jalan yang tidak direncanakan karena ibu nya sammy dateng pas bulan puasa ke sini. Sampai sekarang grup ini juga masih ada, lebih buat ngajak makan atau nanya tugas atau buat bully nama belakang kaya Putri Makarim, Nabila Sulaiman, Haning Enak, Dwi Kartika Sembiring, Anza Purnomo, Eko Dwiyanto, Indira Maulina, Ghilman Maulana, Nur rohmah Salim dll. 


Mungkin kalian liatnya kita akrab kan? gak sama sekali. Baru aja kemarin kita abis perang cuma gara-gara foto studio yang akhirnya batal total. Sampai segala drama di  shushu, sampe anak cowo bales dendam foto sendiri, sampai kita diem-dieman dan perang di chat gamau ngajak makan yang anak cewe terus juga pas mereka ke gunung nama gue nabila haning putri gak dibawa. Disitu gue kesel banget dan jujur gue kangsung nge block mereka ber3 sampai pas S3. Ya abis sebulan anak cowok gak minta maaf watados lagi bikin kesel. Inti nya suka duka lah ya dibawa HAPPY aja. Terus juga sekarang anza sammy pindah ke saphire dan reza pindah ke karawangkal jadinya yang tetep grendeng cuma gue nabila haning doang. So sad sih grendeng jadi sepi tapi untungnya gue jadi lebih deket sekarang sama indira yang jagoan makan sama tidur siang like a buffalo, sedih juga soalnya yang biasanya gue kemana mana sama putri sekarang putri jadi lebih sering sama reza :'( untungnya di belakang kostan gue ada jembatan jadi deket kalo mau ke rumah putri dan lebih sedihnya gue nabila haning udah gabisa liat cogan di RZ dan kita sering berebutan cowo mulai dari bangbim dll. Dan juga kadang gue nabila haning suka ngebala ke RZ dan kadang bikin surprise yang menjengkelkan ke sammy dan anza hahaah. But life must go on, jalanin aja lama-lama juga biasa dan gue back to my old life jadi sering main sama anak kostan lagi buat makan malem, ngemil malem, belanja bulanan, balain kamar dinda una, berantem sama mavi dll. So finally tulisan gue kali ini selesai juga, sorry kalo bacaan blog nya gak penting dan gak bermutu ya seperti channel youtube gue yang sama sekali gak pantes buat di tonton wkwk. See yah onn my next post :)